(Bontang, 9 Agustus 2019). Bertema menyambut hari kemerdekaan Indonesia ke-74, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bontang mengadakan Inspiratif Expo, di halaman parkir Auditorium Taman 3 Dimensi, Jumat (9/8/2019) pagi.

Dari pantauan tim liputan PPID, tampak ratusan peserta terdiri dari perwakilan seluruh OPD Kota Bontang, siswa dan siswi sekolah dasar hingga SMA, kepala sekolah beserta guru, serta komunitas hadir untuk mengikuti rangkaian acara yang diawali dengan senam bersama, dilanjutkan cek kesehatan gratis, pameran produk UKM, dan undian beragam door prize.

Tidak hanya itu, desiminasi informasi melalui budaya pun juga ditampilkan pada Inspiratif Expo kali ini. Seperti opera cerita tradisi Bandung Bondowoso oleh teater kitakita SMKN 1 Bontang binaan Triatmiko, tari-tarian khas daerah, serta musik tradisional.

Opera “Bandung Bondowoso” – Teater Kita-Kita SMKN 1 Bontang

Kegiatan tersebut dihadiri dan dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi terselenggaranya acara ini. Menurutnya, peserta dalam kegiatan ini tidak hanya mendapat raga yang sehat karena senam bersama, namun juga menjadi pelopor untuk menyebarkan informasi terhadap ragam layanan digital di Kota Bontang.

Basri Rase, Wakil Wali Kota memberikan sambutan pada kegiatan Inspiratif Expo

“Di samping senam untuk sehat hari ini, kita juga menjadi bagian dari pelopor untuk menginformasikan seluruh produk-produk online (aplikasi) di Kota Bontang ini agar benar-benar masyarakat itu tahu bahwa sudah ada portal dalam rangka untuk mempermudah pelayanan (masyarakat),” kata Basri.

Lebih lanjut, Basri menghimbau seluruh instansi baik pemerintah, sekolah maupun lembaga lainnya agar ikut serta berpartisipasi mensosialisasikan seluruh program pemerintah berbasis aplikasi tersebut.

“Mari kita bersama-sama memberitahukan kepada sahabat kita, keluarga kita, atau pun kepada orang lain untuk mempromosikan bahwa di Kota Bontang sudah ada portal dan disana ada aplikasi,” sambungnya.

Sementara, Kepala Dinas Kominfo Kota Bontang Drs. Dasuki, M.Si., menjelaskan saat ini adalah era pelayanan digital, oleh karena itu persoalan pelayanan digital harus dipahami tidak hanya menyangkut teknologi semata namun juga perubahan secara perilaku masyarakat yang serba semula  manual beralih menggunakan pelayanan digital.

Untuk itu, Dasuki mengajak seluruh peserta Inspiratif Ekspo untuk familiar terhadap keberadaan pelayanan digital yang telah berikan oleh Diskominfo, khususnya yang terdapat di portal bontangkota.go.id.

“Jadi setiap pagi bapak ibu guru dan anak-anakku sekalian buka bontangkota.go.id. Jadi kenapa buka kegiatan-kegiatan seperti (Inspiratif Ekspo) ini?, (karena) ingin memberikan informasi kepada masyarakat bahwa Diskominfo sudah memberikan layanan-layanan dalam bentuk digital,” ujar Dasuki.

Seperti pelayanan keluhan masyarakat Kesah Etam atau kesah.bontangkota.go.id, sistem informasi harga sembako simbak.bontangkota.go.id, Antrean Online, serta penunjang keterbukaan informasi publik dalam penerapan open government di kepemimpinan wali kota dan wakil dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.Og.-Basri Rase yaitu ppid.bontangkota.go.id.

Smart city itu jatuhnya di smart people. Ketika pemerintah sudah melakukan perubahan pelayanan secara digital tetapi masyarakat mindset-nya masih manual itu yang jadi problem. Maka tanggung jawab moral kita untuk menyebarkan (informasi pelayanan digital). Sehingga lambat laun akan menangkap antara layanan digital dengan masyarakat digital,” kata Dasuki kepada awak media.

“Kita sebenarnya punya 103 aplikasi, tapi karena masyarakat tidak pernah mendengar (aplikasi) itu maka tidak digunakan. Dari 103 aplikasi yang masih tersebar nanti akan kita coba satukan,” lanjutnya. (AG)

PPID Kota Bontang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *